Karakteristik Kulit Asli Berdasarkan Jenis Hewan yang Digunakan

Karakteristik Kulit Asli
3watches.com

Karakteristik Kulit Asli – Kulit merupakan hasil sampingan dari hewan yang dagingnya dikonsumsi. Teknologi penyamakan kulit hewan telah dikenal semenjak zaman kuno.

Masyarakat menggunakan kulit sebagai bahan baku pembuatan pakaian, furniture, aksesoris, interior kendaraan, alat musik, dan lain sebagainya.

Selama proses penyamakan berlangsung akan terjadi perubahan protein pada kulit mentah, yang awalnya bersifat mudah rusak menjadi tidak mudah rusak.

Sehingga kulit menjadi tidak mudah busuk dan dapat dirubah bentuk menjadi berbagai macam barang.

Kulit adalah bahan yang fleksibel dan tahan lama, sehingga banyak bermekaran industri kulit dimana-mana. Baik industri kulit dalam bentuk barang jadi atau setengah jadi (bahan baku).

Tipe dan Karakteristik Kulit Asli

Berbagai jenis industri penyamakan menggunakan berbagai jenis kulit hewan sebagai bahan baku utamanya.

Ada jenis binatang langka yang dilindungi dan dilarang untuk diburu misalnya gajah, buaya, harimau dan sebagainya, sehingga kulit dari jenis binatang ini juga langka.

Sebagian besar produk kulit terbuat dari kulit sapi, kambing, domba, rusa, ular, hingga ikan. Berikut penjelasan lebih lengkapnya mengenai tipe dan sifat kulit asli berdasarkan jenis hewan yang digunakan.

1. Kulit Sapi

sim.mediakepri.co.id

Sapi banyak dikonsumsi masyarakat luas, kulitnya banyak dibutuhkan dalam industri kerajinan, karena kepadatan kulitnya yang memberikan kekuatan, ukurannya lebih lebar, tebal dan hasilnya lebih mengkilat.

Dengan demikian harganya pun relatif lebih mahal. Bahkan bagian dalam kulit hasil split dapat diperdagangkan secara terpisah, misalnya untuk pakaian dalam yang tipis tetapi cukup kuat.

Produk unggulan dari kulit sapi adalah jaket dan tas, terutama jaket kulit motor.

Jaket ini biasanya memang didesain khusus untuk digunakan di aktivitas outdoor. Karena memang jaket tersebut lebih tahan dalam memberikan perlindungan dari pengaruh buruk cuaca dan udara.

2. Kulit Kerbau

Karakteristik Kulit Asli
blibli.com

Kulit kerbau tidak jauh beda dengan kulit sapi, baik dari ukuran, kekuatan, dan keuletannya. Hanya saja kulit kerbau lebih tebal sedikit dibanding kulit sapi.

Namun kulit kerbau kurang cocok untuk dijadikan sebagai bahan membuat tas, khususnya tas handbag. Karena kulit ini bertekstur tebal dan rentan rusak dan tidak tahan terhadap percikan air, keringat, maupun debu.

3. Kulit Kambing

ralali.com

Kulit kambing banyak terdapat di Indonesia dan digunakan sebagai bahan baku pembuatan barang kerajinan.

Karena tidak asing bagi masyarakat luas dan mudah dicari hasil samakannya di toko-toko, harganya pun menjadi agak murah.

Kulit kambing memiliki tekstur yang ringan, lembut dan lebih lentur dibandingkan kulit sapi. Ukurannya tidak terlalu lebar, sekitar 28 x 28 cm dengan hasil samakan mengkilap dan ada pula yang berwarna.

Kualitas yang dihasilkan oleh kulit kambing berbeda-beda berdasarkan jenis hasil pengolahannya. Tergolong ke dalam jenis kulit yang mudah penggarapannya, sehingga banyak disukai oleh para pengrajin.

4. Kulit Domba

kampoengkulit.com

Selain ukurannya yang agak kecil dan bentuknya memanjang, kulit domba tidak banyak berbeda dengan kulit kambing. Kulit ini juga mudah didapati toko-toko kulit dalam aneka warna.

Ada beberapa pengrajin yang mengatakan jika kulit domba merupakan kulit dengan kelembutan, kelenturan, dan kenyamanan terbaik dibanding jenis kulit lainnya.

Selain itu kulit domba juga memiliki tekstur yang mewah dan tahan lama.

5. Shell Cordovan

Karakteristik Kulit Asli
heddels.com

Kulit yang terbuat dari bagian belakang kuda (bokong). Bertekstur keras dan juga padat, bahan kulit akhir yang dihasilkan biasanya memiliki sifat permukaan yang mengkilap.

Ketersediaan bahan bakunya masih sangat terbatas, tidak seperti kulit sapi yang sudah sangat populer di Indonesia.

Sehingga produk dari shell cordovan ini tergolong lebih mahal karena proses produksinya juga lebih mahal dibandingkan bahan kulit dari jenis hewan lainnya.

Dari kelima jenis hewan di atas dapat menghasilkan tipe dan kualitas kulit yang berbeda-beda. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya tergantung dari proses pengolahan yang dilaluinya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.